kisah kesah

Entah yang apa mempengaruhi yang mana, sugesti ketika hari sedang berat (seperti badan saya) selalu membuat segala sesuatu menjadi terkeluhkan.

Satu hari ketika saya seharian make kontak lensa. Entah kenapa hari itu kerasa sekali naas-nya. Mulai hampir kehilangan hape dua kali, motor mogok kecebur di “danau” depan Trisakti, sepanjang jalan gerimis.., bensin abis… *jeleger*… tapi untungnya sih saya gak sendirian sependeritaan, pemirsa. Hoho. Waktu itu dua motor juga mogok di jalan yang sama. Ah, beban serasa ringan ketika ada kawan, bukan. 😀

Sejak saat itu saya (mulai rada rada) kapok pake kontak lensa, suka ilang konsen karna fokus abis terkuras di indra visual. Saya kan gak biasa memasukkan benda asing ke lobang mata ya, pemirsa…, kalo ke lobang lain sih sering (ngupil).

Toh selain itu kata si @sefthina mah saya gak pantes pake gituan, kalo si @sigitadhi sih dengan sabar bilang, “lepasin aja ya…”, nah… kalo si Gajah sih udah bener galak bilang: “LEPASIN..!!” —-*pedih*… (lepas beha kemudian..)

Keluhan berikutnya mungkin datang akhir pekan kemarin saat si @litawidagdo menghasut untuk nonton Prometheus. (Oh God Why). Dimana rasa rasanya saya sama @sigitadhi lagi kena azab siksa dubur ketika 2 jam lebih kami disajikan tontonan mengagetkan penuh tentakel dan darah darah… (sebentar pemirsa…., saya mau ambil kresek dulu…. *pergi* *hoeeeeekk*…).

Dan berani beraninya si wanita sendal @litawidagdo itu kasih nilai pilem ini 4,5 dari 5 mendol. Oh God. Bahkan doski bilang ini adalah pilem terbaik yang doski tonton di 2012. Tuhan. Sementara doski ketiduran pas dulu nonton UP!! Sungguh wanita…!!! dosamu tak termaapkan…!!! how daaaree yuuu…!!! *nunjuk nunjuk megutuk*

Tapi keluhan itu belom seberapa dibanding kebodohan cari masjid hidayah di Gancit. *menghela napas*. Dan dilanjutkan dengan makanan mahal seharga 50 rebu perbijinya… 50 rebu pemirsa.., saya ulang ya… 50 REBU untuk setiap mangkok INDOMIE dengan kuah pedas. DAN GAK ENAK. (tapi abis…. sih… yaaah… gimana dong…)

Yah…, Semua makhluk punya kisah. Semua makhluk punya kesah. Gak ada yang salah.

Hal hal buruk terjadi. Hal hal baik kadang luput tersyukuri. 🙂

#fakeunite —lepas dari pose @sigitadhi dan @aldreee yang copy-paste, tidakkah pada publik kami terlihat bersahabat dan berbahagia bukan…?? jadi… apa yang perlu dikeluhkan…??

Okit Jr.
Iklan

4 thoughts on “kisah kesah

  1. …for the sake of solidarities ya, qiet.

    bwt para pembaca yg budiman, sesungguhnya Prometheus akan lebih bagus apabila disaksikan dlm kondisi berikut ini :
    1. liwat kacamata 3D yg skr tersebar di bioskop2 terkemuka di kota Anda… apalagi klo Anda memiliki rejeki lebih untuk menontonnya di IMAX.
    2. pastikan Anda sudah sarapan ato brunch ato mengudap makanan yg mengenyangkan karena perut Anda akan tahan menghadapi pemandangan serangkaian tentakel disana sini… dan perut terisi membuat Anda menjadi tidak sensi ato cranky… tanya dehh sama pemilik blog ini.
    3. Jangan ajak oqiet nonton bareng film ini, kecuali Anda ingin memperoleh “sensasi” teriakan, makian dan kontak fisik.
    sekian tips dari saya, semoga bermanfaat…

    Last but not least… HEHHHH… itu bukan pose copy paste yaa… itu DEFAULT pose, — pose semestinya apabila berpose bersama “sahabats” (plural)…

    okay, I’m done with my comments, maaf ya klo kepanjangan… masih shock ni denger berita Paramitha Rusady cerai…. hufth.

    • heeeeehhh….!!!
      kapan aye histeriss….
      kapaaaaaaaannnnn……????
      cuma beberapa adegan ngagetin doang kaaaan….!!
      cuiih…
      ya… mmmm…. salah sendiri tiap scene adegannya semuanya ngagetin….
      #huh
      —malingin muka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s