random di 2012: berkunjung ke rumah nenek bag. dua

ragunan1

Ini adalah kali kedua saya bertandang ke Kebun Binatang Ragunan Jakarta. Harga tiketnya masih murah. IDR 4000 (kalo gak salah). Hampir gak ada perbedaan berarti (ke arah yang lebih baik) dengan pertama kali tempat ini saya (saat masih kurus) kunjungi. Masih kumuh, makanan kantinnya masih gak enak (DAN MAHAL), koleksi binatangnya makin sedikit. Kecuali perbaikan tempat parkirmya yang sekarang lebih tertib dan gak ada lagi parkir liar.

Sebenernya tempat ini menarik (sih). Cuma setelah saya berkunjung ke kebun binatang Jatim Park II di Batu, Malang Raya. Tempat ini jadi nggak ada apa apanya. Ibarat satu beha, tapi ukuran cup keduanya beda. Makenya gak enak. 😦

ragunan2

Keputusan untuk pergi main ke Ragunan ini sendiri sebenernya udah aneh banget. Cuma diputuskan gak lebih dari semenit akhir setelah nongkrong 3 jam di Kopi Luwak Grand Indonesia pada awal awal bulan Syawal. “Kok kita ngemall mulu sih, ke Ragunan yuk!” disambut “yukkk” (berjamaah), *hening sejenak*, diikuti kata “Besok Ya!” lalu disambut kembali “yukkk besok” (berjamaah secara murahan).

Jadilah keesokan harinya saya, @angelfarrel, @BKsatrio, @clarentia, @Ms_Sari, dan @wisnuadipratama dengan keteguhan hati luhur menghabiskan hari ceria di Ragunan saat jam kerja. Tapi itu BOHONG. SEMUANYA DUSTA. *tiba tiba muncul suara high heels cetak cetok datang membongkar segala cerita dusta mengenai keceriaan*

ragunan4

Kerandoman dimulai dengan:

  1. Janjian pukul 8.00 di gerbang Ragunan, akhirnya moloooorrrrr dan kami berkumpul jam 12.00 disana. (ah…, cuma telat empat jam doang)
  2. Kami langsung jalan jalan dengan ceria melihat aksi para binatang.
  3. DUSTAAAA…..!!!!
  4. Okey, kami sampe Ragunan kan kelaparan ya boook…, jadi makan dulu sambil duduk duduk di bawah pohon deket parkiran.
  5. Nambah beberapa kali.
  6. 13.00 kami mulai jalan keliling.
  7. Kami melihat ular. *kyaaaaaaa*
  8. Kami melihat flamingo dan rakun yang kesusahan naik selokan. *kyaaaaaa*
  9. Kami melihat burung burung, seekor burung (dengan jenis tidak terkenal) kami temukan meringkuk minder karena dia berada disebelah kandang burung merak yang saat itu lagi pamer kemolekan.
  10. Waw. Capek.
  11. Sudah 13.30.
  12. Kami ke kandang Orangutan.
  13. Orangutan bernama Siska baru saja kehilangan anak bayinya yang BARU kecebur di kolam.
  14. Saya dan @Ms_Sari nangis berpelukan.
  15. Masih shock dengan berita bu Siska kami bengong berjamaah dekat kandang Orangutan.
  16. Kami berencana melanjutkan perjalanan ke Pusat Primata Schmutzer.
  17. Nyasar.
  18. Akhirnya ketemu juga tempat yang dituju dengan muka muka primata.ragunan5
  19. Kami melihat gorila. *kyaaaa*
  20. Kami melihat hewan berbulu lain yang lebih mini. *kyaaa*
  21. Kami melihat hewan berbulu lain yang makin mini. *kyaa*
  22. Kami melihat hewan hewan ini makin lama makan sama aja. Ada bulunya. *kya* (datar)
  23. Kami mendubbing percakapan keluarga hewan hewan berbulu tadi.
  24. Kami capek.
  25. Sudah jam 14.00
  26. Kami lapar.
  27. Kami memutuskan ke Pejaten Village saja.
  28. Kami Makan di Java Bean Coffee and Resto degan tenang hingga jam 17.00
  29. Kami sudah ceria kembali. (dasar anak mall)
  30. Kami pindah tempat makan ke Roppan.
  31. Capek juga ketawa di Roppan sampe jam 18.30.
  32. @clarentia ingin makan nasi padang.
  33. Kami keluar dari Pejaten Village dan menyusuri sepanjang jalan Mampang Prapatan.
  34. TIDAK ADA SATUPUN WARUNG NASI PADANG YANG BUKA….!!!!! SIHIR MACAM APA INI…???
  35. Kami memutuskan untuk langsung nongkrong ke daerah Cikini.
  36. Saya dan @BKsatrio memutuskan berpisah karena saya harus absen dulu ke kantor.
  37. Beberapa langkah saya dan @BKsatrio berpisah, sebuah warung padang ditemukan.
  38. SUDAH TERLAMBAT UNTUK PUTAR BALIK.
  39. Kami bertemu di Cikini.
  40. Cuma ada D’Cost Seafood yang buka saat itu. ANTRI pula.
  41. Kami menunggu setengah jam.
  42. Sudah pukul 20.30
  43. Kami makan D’Cost Seafood yang SAYURANNYA UDAH HABIS SEMUA.ragunan6
  44. Sembari mengunyah, @angelfarrel menoleh ke arah jendela dan bilang “itu di seberang ada warung padang buka”
  45. PEDIH.
  46. Pukul 21.30 kami pindah tempat ke Bakoel Koffie di seberang.
  47. Pukul 00.30 kami pulang.
  48. Tidur.
  49. Dua hari kemudian capek jalan jalannya belum juga hilang.
  50. Saya semakin berumur.

ragunan7

Dari perjalanan bertema Ragunan (dengan satu jam makan siang, dan satu jam keliling jalan) ini kami cukup sadar diri untuk tidak mencoba kerandoman berbahaya ini lagi. *oles oles counterpain*

Okit Jr.
 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s