Diproteksi: kamilisme dan ekspektasi yang membodohi
Februari 5, 2013 Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.
adios senor
Januari 31, 2013 § 2 Komentar
Video di atas adalah bagian dari scene terakhir video perpisahan Kepala Biro tercinta di kantor kami Widodo Prasetyo Hadi yang bulan lalu telah memasuki masa paripurna. Dan hari Senin besok, Kepala Biro yang baru resmi duduk menggantikan beliau.
Scene terakhir dari video itu memang kami buat sebagai kenang kenangan cinta dari staf staf bapak yang luar biasa ini.
Kami ucapkan banyak terima kasih untuk pengalaman berharga selama Bapak Widodo Prasetyo Hadi bermasa bakti.
Kami menyayangimu, pak. :*
Dan jangan lupakan staf staf tercinta nan menggemaskan seperti kami ini pak ya.
p.s.
Video yang keseluruhannya berdurasi 26 menit ini diambil dengan sebuah handycam Sony oleh saya dan @adistiku. Bagi rekan rekan yang sedang ada dalam proyek amatir yang sama, saya sarankan untuk memakai piranti lunak Cyberlink Power Director sebahai pengolah-editing video, karena interface nya user friendly dan (menurut saya) lebih ringan dibanding Adobe Premiere.
Proses editing keseluruhan video sendiri memakan waktu 14 jam, dengan proses render 30 menit. Biasanya sih proses editing terlama ada pada printilan printilan semacam musik, efek, dan detil detilnya. Untuk pengambilan gambarnya sendiri butuh seminggu karena harus menunggu manusia manusa yang akan diambil gambar itu sedang dalam jam istirahat.
Oiya, musik dan efek suara adalah poin yang juga penting dalam membuat video, kemaren saya selipkan beberapa lagu berjudul “Any Dream Will Do” dari Connie Talbot, “This Will Be Our Year” dari Foo Fighters, “Where I Need to Be” dari Johnny Marnell, Brian Judah & Scotty Granger, serta “Toel Toel” dari Manis Manja Group.
Bagi yang tertarik dengan sejarah grup penyanyi terakhir Manis Manja Group, saya buatkan khusus lini masa pembahasannya disini.
Adios, senor.
– – Okit Jr.











